Senin, 09 Mei 2011

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Pelepah Pisang




Maket - Sebagain besar orang menganggap pelepah pisang (kering) adalah sampah yang tidak berguna. Begitu pula saat penulis masih kecil, di kampung halaman seringkali hanya melihat pelepah pisang yang sudah kering (layu) teronggok di kebun. Bahkan terkadang oleh orang tua dibakar karena dianggap mengotori kebun. Namun kini pelepah pisang bisa dijadikan karya seni lukisan yang indah dan bernilai ekonomi tinggi. Lagi-lagi tangan-tangan orang kreatif yang menjadikan limbah seperti itu sebagai sebuah berkah.


kerajinan tangan

Tips membuat kerajinan Tangan dari Pelepah Pisang

Pelepah Pisang. Jenis pisang bebas, pelepah pisang yang baik adalah yang sudah kering dipohon, kondisi pelepah pisang benar-benar kering (tidak basah atau lembab), pelepah tidak perlu dijemur di sinar matahari (cukup diangin-anginkan saja). Tidak perlu menggunakan bahan pengawet atau ditambah pewarna buatan, karena akan menghilangkan kesan alami lukisan. Corak warna pelepah pisang yang akan digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pelukis, sesuai dengan gaya dan tema lukisan. Lukisan yang sudah jadi tidak perlu di vernis (bahan pengkilap lukisan). Supaya lebih indah bisa dipakai pigura dan kaca. Agar lukisan awet dan tahan lama, hindari lukisan dari basah/lembab.

Lem. Tidak ada jenis lem khusus untuk lukisan ini. Lem yang biasa digunakan contohnya ; lem kertas biasa (yang berbahan dasar tepung singkong/kanji/aci, Lem merek FOX yang biasa dijual dipasaran. Lem FOX lebih sering penulis gunakan, karena daya rekatnya yang cukup kuat, walaupun harganya agak sedikit lebih mahal.

Triplek. Biasanya digunakan untuk dasar lukisan. Selain triplek dapat juga digunakan bahan-bahan lain, seperti karton tebal, kayu, dll.

Cara Penempelan Pelepah Pisang, Teknik menempel bebas. Untuk melukis pemandangan, kaligrafi, hewan2, manusia, biasanya penulis menempel latar belakangnya dulu, baru yang terakhir detailnya. Seperti contoh Lukisan Kaligrafi, pertama tempellah latar belakang yang berwarna gelap semua, setelah kering baru tempel tulisan kaligrafinya yang berwarna terang. Agar hasil tempelan merata dan kuat, biasanya setelah pelepah pisang ditempel, lukisan diberi pemberat diatasnya hingga lem kering (seperti dengan kaca tebal, kayu pemberat, buku yang tebal, dll), tujuannya agar lem menempel merata disetiap bagian pelepah pisang yang ditempel.

Untuk tahap tahap pertama, memang dibutuh keuletan dan kesabaran ekstra untuk membuat kerajinan tangan ini, karena bahan dan alat ini tidak lazim digunakan untuk tujuan melukis. Tetapi bila telah mahir dan teknik melukisnya telah didapat sendiri, akan diperoleh sebuah lukisan yang unik dan agak sulit untuk ditiru orang, sehingga nilai jualnya juga lebih baik. Hal ini bisa menjadi peluang usaha yang bisa Anda kembangkan. Selamat mencoba!

idehijau.com


6 komentar:

ngopi.ngopi mengatakan...

wah mantap infonya, tapi kalau tidak punya jiwa seni akan sedikit sulit

kangtoebz mengatakan...

memang bahan seperti pelepah pisang yang kita anggap tak memiliki nilai guna
ditangan sang ahli di sulap menjadi suatu karya berkelas
mantap sharenya gan

Artikel kerajinan tangan dari barang bekas mengatakan...

nice post gan

Anonim mengatakan...

thanks bro infonya

Meningkatkan trafik web dengan berkomentar mengatakan...

di daerah saya banyak gedebog (pohon pisang), seandainya toh ada yang mau beli sepertinya saya minat untuk mengumpulkannya, lumayan buat tambahan rejeki.. kira-kira ada ga yang mau beli gedebog pisang?

kerajinan tembaga mengatakan...

kerajinan bernilai seni bukan hanya di buat dari bahan yang mahal, kerajinan bermutu berasal dari ke kreatifan seniman perajin-nya

 
Temukan Juga Info Majalah Otomotif dan Berita Otomotif Terbaru di autocarindonesia.com | Info : Tanaman Obat