Kesalahan Istilah ”whitening” Pada Kulit





Dokter Kulit – Pada dasarnya manusia memang memiliki keragaman dalam warna kult, disamping faktor genetik, ada juga beberapa faktor lain, seperti iklim dan cuaca. Kulit wajah adalah bagian yang paling penting, khususnya bagi kaum wanita. Dan sayangnya seiring pekembangan zaman banyak dari kaum wanita yang beranggapan bahwa memiliki kulit putih menjadikan mereka tampak lebih cantik lagi.

Sehingga banyak dari para wanita yang rela malakukan apa saja untuk mendapatkan kulit putih mulus. Tapi benerkah kulit putih selalu berdampak pada kecantikan terlebih lagi kesehatan ?  tentu tidak semua, sebaliknya  banyak pemilik kulit putih yang justru mendapatkan berbagai problem kulit, mulai berjerawat hingga warna kulit tidak merata. Bila sudah begini, rasanya memiliki kulit putih bukanlah sesuatu keharusan

Terlebih lagi banyak yang salah menafsirkan tentang  Istilah ”whitening” atau pemutihan yang biasanya sering dipakai oleh sejumlah perusahaan kosmetik saja sebenarnya sudah salah karena pada dasarnya kulit yang coklat tidak bisa diputihkan hanya dengan olesan krim, yang lebih tepat adalah proses membuat kulit agar tampil lebih teranga dan bercahaya.

Dan untuk mendapatkan kulit lebih bersinar kita bisa menggunakan bahan alami yang cenderung tanpa efek samping contohnya dengan mengkonsumsi  vitamin C, hidrokinon, asam glikolat, soya.

Jik kita berkonsultasi dengan Dokter kulit mereka  akan mengidentifikasi jenis kulit dan tingkat kesensitifannya. Krim-krim itu biasanya mengiritasi kulit. Untuk itu, dokter akan memilihkan krim mana yang tepat untuk jenis kulit tertentu. Bahkan, pengelupasan kulit luar tidak apa-apa asalkan ditangani ahlinya. Dokter umum boleh untuk sumber konsultasi kulit, tetapi hanya ada tahap-tahap tertentu yang ringan.

Proses pencerahan kulit, tidak bisa dilakukan secara instan. Dua pekan saja tidak bisa. Dibutuhkan waktu antara tiga sampai enam bulan atau bahkan 12 bulan untuk mencerahkan kulit hingga diperoleh hasil yang diinginkan.


Info Terkait:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kesalahan Istilah ”whitening” Pada Kulit"