Membuat Penguat Sinyal Di Desa



Kadang sebel kalau tinggal di pinggir kota ‘n sinyal dari provider memble, apalagi sinyalnya naik turun, kadang 1 strip kadang dapat 4 strip. Nah karena pengennya ngobrol dapat murah pake provider baru yg lagi promosi, tapi bts providernya agak jauh, akhirnya mikir2x pake sesuatu yg dapat menjadi penguat sinyal, kalau beli di outlet2x hp banyak, harganya ceban-nan, tapi ya ***u gak terbukti bisa menguatkan, malah cuman jadi asesoris doang.
Teorinya gimana? Aduh saya gak biasa pake teori, kalau soal hitung menghitung rumus saya termasuk golongan mathematic’s idiot.
Berapa modal untuk penguat sinyal yang dikeluarkan, kalau saya sih mengeluarkan sejumlah dana yang tidak sedikit sekitar rp.0,- , bahannya cuman kawat tunggal tembaga yang diambil dari laci, cukup butuh kurang lebih 30cm. Kalau gak punya anda pergi ke toko yg jualan peralatan listrik, minta panjang 30cm, pasti gak dikasih kalau segitu minimal 1 meter, nah anda bilang ke pemilik toko antena penguat sinyal kalau anda punya ide untuk menguat sinyal, nanti anda “bargaining” ide dari anda kawat dari si penjual, kali aja penjualnya punya masalah yang sama.hehehe…. Jelek2xnya ditolak mentah-mentah. Beli 1 meter kawat tunggal diameter 1.5mm-2mm plg2x seharga 5000 perak kawat ini di buat sebagai antena penguat sinyal.
Ini hasil kerjaan orang iseng yang pengen dapat sinyal, silakan liat fotonya, foto menggantikan 1 milyar kata, gak percaya?



Http://cangkirkopi.wordpress.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membuat Penguat Sinyal Di Desa"