Selasa, 14 April 2009

Usaha Penyewaan Tenda

Acara hajatan di rumah, termasuk pernikahan, pastilah butuh Dekorasi Tenda. Tentu bukan sembarang tenda, namun tenda yang indah dan megah. "Pesta pernikahan di rumah, yang pertama kali dilihat pasti tendanya. Kalau tendanya bagus, berarti pestanya bagus. Kekurangan yang lain bisa tertutup dengan kemegahan Tenda Acara. Jadi, sebisa mungkin saya tak akan mengecewakan konsumen."

Itulah ungkapan Ida Farida (44), pemilik usaha persewaan tenda. Bermula dari coba-coba, Ida dibantu empat orang karyawan membuka usaha tersebut tahun 1998. Usaha Dekorasi Acara yang semula diberi nama Idola itu ternyata cepat berkembang. "Awalnya saya hanya melayani keperluan orang di kampung sekitar rumah. Bikin tenda sederhana 100 meteran dan kursi 50. Tiap minggu ada saja yang menyewa untuk keperluan Acara Kegiatan sunatan atau pernikahan/Jasa Dekorasi Kalau kurang, saya bikin lagi. Demikian seterusnya," kisah Ida yang sejak tahun 2000 pindah lokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Lokasi strategis jalur utama Depok-Jakarta, semakin membesarkan usahanya. Sebagian besar dari yang menyewa Tenda Kegiatan, sekitar 75 persen, adalah untuk keperluan pernikahan. "Usaha persewaan tenda ternyata sangat menjanjikan. Tidak ada istilah krisis. Orang menikah, kan, peristiwa istimewa dalam hidup seseorang. Tentu mereka ingin Acara Kegiatan itu berlangsung meriah dan lancar," papar Ida yang kemudian mengubah nama usahanya menjadi Alamanda.

Ida mencontohkan tenda andalannya lain model Dekorasi Tenda, semi dekorasi, plafon, rombe Romawi, canopy, ridging. "Pelanggan bisa pilih sesuai keinginan. Agar tak ketinggalan zaman, saya mengikuti perkembangan lewat majalah-majalah. Biasanya saya mencari informasi untuk warna. Dari situ, terkadang saya berkreasi sendiri. Ternyata, banyak yang senang dengan Jasa Dekorasi tenda saya," lanjut ibu lima anak ini yang dalam sebulan bisa menerima 20 order pemasangan Tenda Acara pernikahan.

Menurut Ida, masing-masing tipe tenda itu punya penggemarnya masing-masing. Misalnya gaya Maroko yang dominan warna ungu, pink, dan emas. Lalu, ada lagi tipe anyam. "Itu lho kayak ketupat. Menurut pengalaman, tenda inilah yang paling rumit. Kombinasi warnanya lain cokelat tua dipadu cokelat muda. Cara membuatnya lebih telaten," papar Ida yang kini memiliki 40 karyawan.

Agar tenda tetap berkilau, Ida selalu bikin baru setelah 4-5 kali pemakaian. Tenda lama langsung dibuang. "Kalau kelamaan, warnanya jadi pudar. Tentu sudah tidak bagus lagi," papar istri Abdullah yang juga menyewakan busana pengantin ini. "Sekarang, kami tinggal mempertahankan apa yang sudah saya raih. Ya, usaha ini jadi berkah bagi kehidupan keluarga.

Menurut Ahmad, usaha tenda/Tenda Kegiatan untuk wilayah Jakarta sangat menjanjikan. "Selama ini, saya tidak pernah dengar ada perusahaan peralatan pesta yang bangkrut." Lihat Event Organizer dan Dekorasi Acara.

Sumber: keluarga.infogue.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Dekorasi Tenda - Even Organizer - Event Organizer - Jasa Dekorasi - Tenda Acara - Tenda Kegiatan - Acara Kegiatan - Dekorasi Acara dan Even & Event Organizer: Jasa Dekorasi Tenda & Acara Kegiatan Jakarta di 88db.com

Tidak ada komentar:

 
Temukan Juga Info Majalah Otomotif dan Berita Otomotif Terbaru di autocarindonesia.com | Info : Tanaman Obat